×

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur

JAKARTA – Pemerintah memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai saluran distribusi barang bersubsidi untuk memperpendek rantai pasok dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Melalui penguatan tata kelola dan koordinasi lintas lembaga, koperasi diarahkan menjadi simpul distribusi yang lebih teratur, transparan, dan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan distribusi subsidi melalui koperasi desa. Dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, ia menyampaikan bahwa koperasi akan menjadi jalur penyaluran barang bersubsidi kepada masyarakat.

“Saya ambil keputusan semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus!” tegas Prabowo.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan regulasi tersebut menjadi landasan percepatan operasional koperasi sekaligus penguatan distribusi barang bersubsidi.

“Perpres ini juga menjadi dasar bagi kita semua untuk mempercepat penyiapan dan pengoperasian KDKMP secara tertib dan terkoordinasi,” kata Dudung.

Ia menjelaskan, pemerintah menyiapkan penyaluran beras SPHP, LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, MinyaKita, dan kebutuhan pokok lainnya melalui jaringan koperasi. Kesiapan pasokan, pergudangan, modal kerja, serta sistem transaksi dan pengawasan menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh barang dengan harga sesuai ketentuan dan ketersediaan stok terjaga.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Merah Putih dipersiapkan sebagai mitra penyalur resmi kebutuhan pokok, termasuk melalui kerja sama dengan Bulog dan Pertamina. Peran tersebut juga diarahkan untuk mengonsolidasikan potensi ekonomi lokal dan memperkuat perputaran transaksi di desa.

“Dengan memprioritaskan perdagangan produk lokal, perputaran uang akan tetap berada di tingkat desa,” Kata Ferry.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan Koperasi juga akan mendukung penyaluran beras SPHP, bantuan pangan, LPG 3 kilogram, dan pupuk bersubsidi.

“Melalui Koperasi Merah Putih, pemerintah akan memperluas penyaluran beras SPHP, bantuan pangan, LPG 3 kilogram, dan pupuk bersubsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat” Kata Zulkifli.

Dengan penguatan regulasi, kesiapan pengelola, dan koordinasi pasokan, Koperasi Merah Putih diarahkan menjadi penghubung distribusi yang semakin dekat dengan masyarakat. Langkah ini memperkuat upaya pemerintah menghadirkan subsidi yang lebih tertib, tepat sasaran, serta mendukung kemandirian ekonomi desa. (*)

Post Comment